Scroll untuk baca artikel
BeritaBisnis

Cara Budidaya Jangkrik: Ternak Jangkrik

×

Cara Budidaya Jangkrik: Ternak Jangkrik

Sebarkan artikel ini
Posjos.com - Budidaya Jangkrik. Cara Ternak Jangkrik. Cara Budidaya Jangkrik. Cara Beternak Jangkrik. Jual Jangkrik Ternak
Hashtag Dan Ilustrasi Gambar Posjos.com - Budidaya Jangkrik. Cara Ternak Jangkrik. Cara Budidaya Jangkrik. Cara Beternak Jangkrik. Jual Jangkrik Ternak

Cara Budidaya Jangkrik: Ternak Jangkrik – Halo sahabat Posjos! Dalam video kali ini, kita akan membahas cara budidaya ternak jangkrik, sebuah usaha yang sukses dilakukan oleh kelompok pemuda di Jember, Jawa Timur. Mereka berhasil meraih omset hingga 20 juta Rupiah per bulan dengan budidaya jangkrik jenis madu alam.

NB : Postingan ini sudah di update menjadi postingan video. Anda bisa “BERALIH KE VERSI VIDEO” atau tetap di sini untuk melanjutkan membaca

Scroll Untuk Terus Membaca
Scroll Untuk Terus Membaca

Budidaya Jangkrik Madu Alam

Budidaya jangkrik madu alam ternyata cukup mudah. Gunakan kotak kayu dan bekas bungkus telur sebagai sarana bertelur. Berikan pakan berupa daun pepaya dan batang pepaya, serta konsentrat. Hangatkan telur jangkrik madu alam dengan lampu hingga menetas. Hasilnya, jangkrik dapat dipanen setiap 3 hari dengan kisaran harga 22.000 hingga Rp25.000 per kg, menghasilkan omset 15 hingga 20 juta Rupiah per bulan.

Keunggulan Ternak Jangkrik

Ternak jangkrik memiliki keunggulan, terutama suara nyaringnya di malam hari. Selain dijadikan pakan burung atau umpan pancing, jangkrik banyak diminati karena harganya yang tinggi di pasaran. Bagi yang tertarik, berikut beberapa langkah mudah untuk budidaya jangkrik bagi pemula di rumah.

1. Menyiapkan Kandang Jangkrik

Pilih lokasi yang gelap dan berangin. Kandang harus dilengkapi lubang ventilasi. Hindari kelembaban yang tinggi dengan rutin menyemprot kandang.

2. Pembibitan Jangkrik

Gunakan indukan yang ditangkap langsung dari alam. Pilih indukan yang agresif dan sehat. Bedakan jantan dan betina berdasarkan jumlah ekor.

Baca Juga :   5 Mitos Sains Yang Masih Sering Dipercaya

3. Pemeliharaan Jangkrik

Bersihkan kandang dengan lumpur sawah untuk menghindari zat beracun. Perhatikan kelembaban dan suhu.

4. Mengawinkan Jangkrik

Tempatkan jangkrik dalam kandang dengan perbandingan betina lebih banyak. Gunakan kandang yang cukup besar untuk perkawinan dan pembuahan.

5. Fase Bertelur

Pisahkan telur yang telah bertelur setelah 5 hari. Pindahkan ke kandang penetasan telur.

6. Panen Jangkrik

Panen dapat dilakukan setelah 30 hari. Telur jangkrik juga dapat dijual, biasanya dengan harga lebih tinggi dari jangkrik dewasa.

7. Pencegahan Penyakit

Gantilah daun secara rutin untuk menghindari jamur. Berikan vaksin dan vitamin secara teratur untuk mencegah penyakit.

Tips Tambahan

  1. – Hindari jangkrik dari hewan pengganggu seperti tikus, kecoa, semut, dan laba-laba.
  2. – Berikan pakan secara teratur dan hindari kelangkaan makanan agar jangkrik tidak menjadi kanibal.
  3. – Pemberian pakan untuk anakan sesuai dengan usia, mulai dari kacang kedelai, beras merah, hingga sayur-sayuran dan jagung muda.

Jangan lupa untuk bagikan artikel ini dan ikuti berita terbaru di Posjos.com. Terima kasih sudah membaca dan semoga sukses dengan budidaya jangkrik Anda!