Scroll untuk baca artikel
BeritaFaunaSains

Hewan Purba Yang Dijuluki Babi Dari Neraka

×

Hewan Purba Yang Dijuluki Babi Dari Neraka

Sebarkan artikel ini
Posjos.com - Hewan Babi Purba. Babi Purba. Inilah Binatang Babi Prasejarah Hewan Purba Babi Prasejarah. Binatang Purba Babi Dari Neraka
Posjos.com - Hewan Babi Purba. Babi Purba. Inilah Binatang Babi Prasejarah Hewan Purba Babi Prasejarah. Binatang Purba Babi Dari Neraka

Hewan Purba Yang Dijuluki Babi Dari Neraka – 50 juta tahun yang lalu, bumi berada dalam periode yang dikenal sebagai zaman Eosen. Pada zaman ini, spesies mamalia predator purba menginjakkan kakinya, dan salah satunya adalah makhluk yang memiliki penampilan yang sangat tidak biasa. Mereka, pada pandangan pertama, mungkin terlihat seperti babi, tetapi dengan rahang yang mengerikan dan tulang pipi yang khas. Karena penampilannya yang menakutkan, mereka diberi julukan “Hellpig” atau “Babi Neraka.”

Hewan ini, yang sekarang kita sebut Hellpig, berhasil menghuni bumi dengan habitat yang cukup luas, membentang dari Asia hingga Eropa dan Amerika. Bagaimana kehidupan mereka pada masa itu? Mari kita telusuri lebih lanjut.

Scroll Untuk Terus Membaca
Scroll Untuk Terus Membaca

NB : Postingan ini sudah di update menjadi postingan video. Anda bisa “BERALIH KE VERSI VIDEO” atau tetap di sini untuk melanjutkan membaca

Enelodon pertama kali muncul sekitar 56 juta tahun yang lalu, ketika bumi memasuki periode yang dikenal sebagai Eosen. Ini adalah awal dari era mamalia yang mulai menguasai planet ini, menggantikan kadal-kadal raksasa yang pernah mendominasi. Salah satu predator yang hidup pada zaman Eosen ini adalah Enelodon.

Enelodon adalah bagian dari keluarga hewan yang dikenal sebagai Enentelodentidae dan masuk ke dalam ordo Artiodaktila, yang juga mencakup mamalia berkuku genap seperti kuda nil. Awalnya, mereka dianggap berkerabat dekat dengan babi, tetapi penelitian terbaru menempatkannya lebih dekat dengan kuda nil dan setasa daripada babi. Namun, asal usul mereka masih menjadi misteri.

Mereka adalah mamalia berukuran sedang hingga besar yang mendiami Eurasia, dengan beberapa individu memiliki tinggi bahu hingga 1,3 meter. Yang terbesar yang pernah ditemukan adalah Daedon Enelodon dari Amerika Utara, yang memiliki tinggi bahu mencapai 2,1 meter. Ini membuat mereka menjadi salah satu megafauna prasejarah dan salah satu predator darat terbesar yang pernah hidup.

Salah satu ciri khas Enelodon adalah struktur tulangnya yang menunjukkan kemiripan dengan hewan berkuku genap, dengan sendi pergelangan dan kuku genap yang kuat. Ini adalah karakteristik utama yang membedakan mereka dari babi modern.

Tengkorak mereka dilengkapi dengan moncong yang sempit dan memanjang, rahang kuat dengan gigi tajam dan besar di depannya. Rahang mereka yang menakutkan menjadikan mereka sebagai predator yang hebat.

Selain rahang, ciri unik lainnya dari Enelodon adalah tulang pipinya. Fungsi pasti dari tulang ini masih menjadi misteri, tetapi beberapa ahli meyakini bahwa itu mungkin digunakan untuk menguatkan otot rahang, yang membuat gigitan mereka begitu kuat.

Enelodon mendiami wilayah utara bumi, dari Eurasia hingga Amerika Utara. Namun, penemuan terbaru pada tahun 2019 menunjukkan fosil Enelodon di Thailand, yang berarti mereka memiliki jangkauan habitat yang lebih luas daripada yang sebelumnya kita ketahui.

Kombinasi penampilan Enelodon yang aneh membuat mereka mendapatkan julukan “Hellpig” atau “Babi Neraka,” karena meskipun mereka terlihat seperti babi, mereka memiliki rahang dan gigi yang sangat mengerikan, jauh dari babi yang kita kenal saat ini.

Meskipun dijuluki sebagai predator prasejarah, Enelodon sebenarnya adalah omnivora. Gigi mereka menunjukkan karakteristik omnivora dengan gigi seri kokoh, taring besar, gigi premolar, dan gigi geraham. Gigi-gigi ini memungkinkan mereka untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan, termasuk daging, tumbuhan, dan bangkai.

Mereka menggunakan tubuh besar mereka untuk mengintimidasi predator lain dan bahkan mencuri makanan dari mereka. Enelodon juga dapat berburu mangsa sendiri. Penemuan fosil purba di Amerika Serikat mengindikasikan bahwa Enelodon mungkin menggunakan rahangnya sebagai alat utama dalam berburu.

Namun, seperti banyak hewan purba lainnya, nasib mereka akhirnya berakhir. Kepunahan Enelodon terjadi sekitar awal zaman Miosen, sekitar 19 hingga 16 juta tahun yang lalu. Perubahan dalam vegetasi, dengan pergeseran dari hutan menjadi padang rumput, mungkin merupakan salah satu penyebab kepunahan mereka. Selain itu, munculnya predator yang lebih cerdas dan bersaing membuat Enelodon tidak dapat beradaptasi dengan baik.

Meskipun dijuluki “Babi Neraka” dan dikenal sebagai predator mengerikan, ketidakmampuan mereka untuk beradaptasi akhirnya mengarah pada kepunahan mereka. Mereka digantikan oleh makhluk hidup lain yang akan mengambil peran penting dalam ekosistem.

Jika Anda tertarik dengan berita ilmiah dan informasi terbaru seputar hewan purba, jangan lupa untuk terus mengikuti berita terbaru di [situs web kami](https://www.sipjos.com/) dan bagikan postingan ini kepada teman-teman Anda untuk menyebarkan pengetahuan menarik ini.

Semoga artikel ini memberikan wawasan menarik tentang hewan purba yang dijuluki “Babi Dari Neraka” atau Hellpig. Meskipun mereka telah punah, penelitian tentang makhluk-makhluk seperti ini terus membantu kita memahami sejarah evolusi dan kehidupan di bumi. Teruslah mengikuti berita ilmiah terbaru di [situs web kami](https://www.sipjos.com/) untuk informasi menarik lainnya. Terima kasih telah membaca!

Info : Situs posjos.com sedang dalam proses migrasi konten. Dari semula konten artikel, sebagian akan di sempurnakan menjadi konten video. Anda bisa membuka postingan versi video di halaman ini. Untuk postingan dalam format audio buka di sini. Ikuti juga posjos.com di Tiktok.

Baca Juga :   Chukudu: Kendaraan Tanpa Mesin Khas Kongo